3/06/2010

Inilah Kisah Kebodohan Profesor yang Menganggap Agama Sebuah Mitos yang Akhirnya Terbantahkan

Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini.

“Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”.

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan semuanya”.

“Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali lagi.

“Ya, Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab,

“Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan.”

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut.

Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?”

“Tentu saja,” jawab si Profesor

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?”

“Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Apakah kamu tidak pernah sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab,

“Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.”

Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?”

Profesor itu menjawab, “Tentu saja gelap itu ada.”

Mahasiswa itu menjawab,

“Sekali lagi anda salah, Pak.Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak.”

“Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna.”

“Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?”

Dengan bimbang professor itu menjawab,

“Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.”

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab,

“Sekali lagi Anda salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan.”

“Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Tuhan di hati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.”

Profesor itu terdiam.

Dan mahasiswa itu adalah,



















Albert Einstein
READ MORE - Inilah Kisah Kebodohan Profesor yang Menganggap Agama Sebuah Mitos yang Akhirnya Terbantahkan Read more...

Perubahan Pasti Datang… Cepat Atau Lambat


         Pada tahun 1955, Prof. Albert Eistein sedang memberikan ujian dalam mata kuliah fisika kepada mahasiswanya. Asistennya pada saat itu memperhatikan bahwa ternyata Albert Einstein memberikan soal ujian yang persis sama dengan soal ujian yang pernah diberikan 1 tahun sebelumnya.

Karena penasaran, seusai ujian sang asisten bertanya “Prof, tahukah anda bahwa soal yang anda berikan tadi sudah pernah anda berikan tahun kemaren?”.
“Saya tahu…” jawab Einsten.

     Sang asisten menjadi semakin penasaran dan bertanya lagi “Tapi kenapa anda bisa memberikan materi ujian yang persis sama selama 2 tahun berturut turut?”.
Dengan kalem Einstein menjawab ”Karena jawabannya sudah berbeda…!!!”.
Kenapa? Karena pada saat itu ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat, terutama dalam bidang fisika, sehingga dalam kurun waktu 1 tahun saja sudah terjadi banyak perubahan dan banyak sekali teori yang sudah tidak berlaku lagi. Akibatnya, para mahasiswa yang tidak mengikuti perkembangan akan memberi jawaban yang semuanya salah.

         Demikan juga halnya di era informasi dan globalisasi ini, era dimana teknologi komunikasi manusia sudah demikian maju sehingga informasi bisa dikirim dan disebarluaskan keseluruh dunia hanya dalam hitungan detik melalui internet, telefon, siaran radio, tv dll sehingga hanya dalam hitungan bulan, hari dan bahkan terkadang dalam hitungan jam, sebuah ide, produk, strategi dan rencana menjadi usang dan tidak cocok lagi untuk digunakan.
Kita bisa mengambil contoh teknologi video kaset VHS yang menjadi usang sejak ditemukan teknologi VCD & DVD, atau perusahaan layanan pager yang tutup karena munculnya teknologi handphone, atau juga perubahan secara besar besaran dalam ekonomi global akibat resesi yang datangnya tidak terduga, sehingga banyak sekali terjadi PHK karena banyak perusahaan besar dan terkenal yang bangkrut.

            Lalu bagaimana caranya mengantisipasi perubahan yang cepat seperti ini?
Ada sebuah premis dalam NLP yang mengatakan, ”Di dalam sebuah sistem, siapa yang paling fleksibel, dialah yang menguasai sistim tersebut”.
Oleh karena itu, untuk menjaga supaya kita tetap produktif dan mampu bersaing dibawah kondisi yang berubah cepat, dibutuhkan fleksibilitas tinggi dan kemampuan belajar yang cepat.
Bagaimana dengan anda? Apakah anda cukup fleksibel dan selalu siap untuk mengantisipasi perubahan dengan cepat?

Action Tips:
Berikut ini tips yang bisa anda terapkan untuk untuk mempertahankan fleksibilitas yang tinggi sehingga anda bisa mengantisipasi perubahan dengan cepat dan efektif:
  • Mempertahankan sikap mental yang terbuka serta mau menerima ide dan pemikiran baru.
  • Jadikan proses belajar itu aktivitas yang dilakukan seumur hidup karena yang namanya belajar itu bukan hanya dilakukan di sekolah atau di universitas saja, tapi di dalam hidup sehari hari kitapun belajar.
  • Investasikan sebagian dari penghasilan dan waktu anda untuk membaca buku dan mengikuti seminar, dengan demikian anda memperluas wawasan anda, semakian luas wawasan anda, pilihan yang ada miliki semakin banyak dan semakin banyak pilihan yang anda miliki, maka anda menjadi semakin fleksibel dan semakin efektif dalam mengantisipasi perubahan yang cepat.
  • Kembangkan kemampuan belajar cepat dari setiap peristiwa yang anda alami dan dari setiap orang yang anda jumpai.
  • Jika anda senantiasa mempertahankan pikiran yang terbuka, selalu ada saja ada sesuatu yang bisa anda gali dan pelajari dari setiap orang yang anda jumpai, misalnya belajar dari keberhasilan mereka, ide idenya, pengalamannya, pengetahuannya, strateginya, keyakinan dan nilai nilainya, bahkan andapun masih bisa mengambil pelajaran dari kesalahan dan kegagalan mereka.
  • Periksa kembali perencanaan dan goal anda secara rutin, tanyakan pada diri anda, apakah goal saya masih berlaku? Atau saya harus set goal yang baru untuk disesuaikan dengan perubahan kondisi?
  • Ujilah juga strategi anda dengan bertanya, strategi mana yang masih efektif? Mana yang tidak efektif lagi? Dan apakah strategi yang sekarang saya gunakan sudah yang terbaik untuk saat ini? Atau ada cara lain yang lebih efektif lagi?
  • Melatih fleksibilitas dan memperluas wawasan anda dengan munculkan kebiasaan untuk melihat sebuah peristiwa dari berbagai sudut pandang yang berbeda, misalnya mampu melihat dari kacamata orang kedua yang terlibat (lawan bicara), kemudian dari sudut pandang orang ketiga (pengamat yang tidak berhubungan langsung), kemudian dari sudut pandang masyarakat dan lingkungan kita (norma2, tradisi dan kebudayaan), kemudian dari sudut pandang secara global dan dari sudut pandang alam semesta, ajukan pertanyaan, seandainya saya berada di salah satu posisi yang disebut diatas, dan seandainya saya sudah meninggal, apa pendapat saya tentang peristiwa tersebut? Apa yang saya lihat? Apa yang saya dengar? Apa yang saya rasakan dan apa yang saya pikirkan?
  • Jika anda melakukan kesalahan, gunakan kata kata ajaib “Saya melakukan kesalahan” atau “Saya berubah pikiran”.
  • Jadi jujur dan akuilah bahwa anda melakukan kesalahan, kemudian pikirkan bagaimana caranya untuk keluar secepat mungkin dari kondisi tersebut dan bagaimana caranya memperbaiki serta meminimalkan kerugian yang muncul dari kesalahan yang terjadi, itu lebih bermanfaat daripada anda menghabiskan energi dan waktu untuk mencari alasan & pembenaran.
      Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, yang membedakan orang sukses dari orang yang gagal adalah orang sukses mau mengakui dan belajar dari kesalahannya.
Sejarah membuktikan bahwa banyak sekali penderitaan dan kerugian yang bisa dihindari jika oknum yang bersangkutan tidak berusaha mempertahankan egonya dengan berusaha menutupi, mencari kambing hitam atau mencari pembenaran atas kesalahan yang terjadi.

Semoga bermanfaat.
 
READ MORE - Perubahan Pasti Datang… Cepat Atau Lambat Read more...

ARTI KEHIDUPAN INI

APA SIH ARTI KEHIDUPAN INI....?

" hidup itu adalah untuk mati....."

Mati hakekat adalah awal dari pengenalan kita terhadap yang maha hidup,

Hidup adalah sebuah sandiwara yang mana kita adalah hanya sebuah wayang yang digerakkan oleh sang dalang, terserah dalang mau memerankan kita seperti apa.

Hidup itu sebuah skenario yang telah ditakdirkan buat kita.sejak kita lahir dari alam rahim ke alam dunia ini. kita bisa hidup karena ada yang menggerakkan, karena ada pinjaman dan titipan segala sifat dan perbuatan sang maha hidup.tanpa dia kita tidak berdaya sedikitpun.

Hidup memang untuk sebuah kematian.kematian yang membawa kita pada kekekalan.kematian yang membuat kita tahu untuk apa kita hidup.

Renungkanlah mudah-mudahan dengan perenungan dan niat yang tulus dapat membawa kebaikan.
READ MORE - ARTI KEHIDUPAN INI Read more...

3/03/2010

Hidup Manusia ibarat $ebuah Buku..


C0ver depan adlh tgl lahir,C0ver belakang adlh tgl Wafat..Tiap lembarannya adlh hari2 dlm hidup Kita..

Ada buku tebal,ada pula buku tipis..Dasyatnya,seburuk apa pun halaman sebelum nya,

slalu tersedia halaman selanjutnya yg putih bersih,siap dipakai untuk c0retan pena berikutnya..

Begitu hidup seburuk apa pun hari kemarin,Allah slalu menyediakan hari baru hingga hari penutup Kita.

Kesempatan baru untuk bisa melakukan sesuatu yg benar setiap harinya dan meninggalkan kesalahan,serta melanjutkan alur cerita yg sudah ditetapkan_NYA..

Sm0ga hari2 Kita slalu tetap di jalan_NYA..

Amien...........
READ MORE - Hidup Manusia ibarat $ebuah Buku.. Read more...

Teka-teki Imam Ghazali Yang Paling Inspiratif

 1. Imam Ghazali : “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?”
Murid 1 : Orang tua
Murid 2 : Guru
Murid 3 : Teman
Imam Ghazali : Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu adalah janji Allah SWT bahwa setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati (Surah Ali-Imran : 185).

2. Imam Ghazali : “Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini?”
Murid 1 : Negeri Cina
Murid 2 : Bulan
Murid 3 : Matahari
Iman Ghazali : Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.
3. Imam Ghazali : “Apa yang paling besar di dunia ini?”
Murid 1 : Gunung
Murid 2 : Matahari
Murid 3 : Bumi
Imam Ghazali : Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A’raf : 179). “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahanam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah SWT) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah SWT), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah SWT). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai”.
4. Imam Ghazali : “Apa yang paling berat di dunia?”
Murid 1 : Baja
Murid 2 : Besi
Murid 3 : Gajah
Imam Ghazali : Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72). “Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat[*] kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. 

Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh”. Yang dimaksud dengan amanat di sini ialah tugas-tugas keagamaan. Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allad SWT meminta mereka menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka karena gagal memegang amanah.
5. Imam Ghazali : “Apa yang paling ringan di dunia ini?”
Murid 1 : Kapas
Murid 2 : Angin
Murid 3 : Debu
Imam Ghazali : Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali di dunia ini adalah MENINGGALKAN SHOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan sholat.
6. Imam Ghazali : “Apa yang paling tajam sekali di dunia ini?”
Murid-murid dengan serentak menjawab : Pedang
Imam Ghazali : Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri

READ MORE - Teka-teki Imam Ghazali Yang Paling Inspiratif Read more...

PARA MOTIVATOR

About Me

Foto Saya
The VicKiu
Langsa, ACEH, Indonesia
“tua itu pasti dewasa itu pilihan”
Lihat profil lengkapku

My Blog List


The_vickiudotkom. Diberdayakan oleh Blogger.

  ©Template by Blogger. Design By Tips dan Trik Blog